Buku yang Kubaca Januari 2021

Sudah hampir pertengahan bulan tapi baru nulis beginian?? Hahaha abis aku sebenernya bingung perlu gak ya perlu gak yaaaa. Tapi aku pikir kenapa tidak, kan buat aku sendiri. Ini bulan pertama aku berusaha pakai storygraph untuk melacak bacaanku (selain ditulis tangan di jurnal). Ini supaya ada grafiknya, bisa lihat review buku, bisa nulis review buku, dan bisa dapat rekomendasi bacaan. Jadi berikut ini daftar bacaanku di bulan kemarin.

Another Man’s War – Barnaby Phillips

Another Man’s War adalah cerita nonfiksi tentang Isaac Fadoyebo, seorang pemuda Nigeria yang menjadi bagian dari tentara Kerajaan Inggris di Perang Dunia II. Isaac kemudian ditempatkan di Burma, salah satu front Inggris dalam melawan Jepang. Cerita Isaac menarik sekali karena ia sempat terlantar di tengah hutan lalu diselamatkan oleh warga, diberikan makanan, dan ditampung di rumah warga hingga ditemukan oleh tentara Inggris tujuh bulan kemudian. Menurutku buku ini sangat bagus untuk menggambarkan dampak kolonialisme pada negara-negara bekas jajahan. Dari konflik antar kelompok, kemiskinan, korupsi, dan lain-lain. Jika tertarik, bisa membaca ulasan lengkap buku ini.

Murder on the Orient Express – Agatha Christie

Aku memilih buku ini karena tiba-tiba ingin membaca buku Agatha Christie. Aku jarang sekali membaca buku dia dan kurang paham juga sama seri Hercule Poirot. Keunikan dari kasus di buku ini adalah lokasinya yang terisolasi. Jadi ada pembunuhan di dalam sebuah kereta yang terjebak di tengah badai salju. Pembunuhnya tidak mungkin melarikan diri karena salju sangat tebal dan Hercule Poirot ingin menyelesaikan kasus ini sebelum polisi datang. Pemecahan kasus ini menurutku sangat banyak tebak-tebak berhadiah. Memang sih bisa dibilang educated guess karena menebak tapi beralasan; tapi tetap saja aku berpikir di dunia nyata tidak mungkin dia selalu benar seperti ini. Tapi aku tetap suka dengan akhirannya yang tidak aku duga sebelumnya. Aku jadi penasaran ingin nonton filmnya.

Garlic and Sapphires – Ruth Reichl

Ruth Reichl adalah seorang kritikus restoran. Buku ini semacam memoarnya selama menjadi kritikus restoran di New York Times, diawali dengan ketika ia ditelepon dan ditawari jabatan ini hingga beberapa tahun kemudian memutuskan untuk berhenti dan menjadi editor di majalah lain. Sebelumnya Ruth sudah lama menjadi kritikus restoran di Los Angeles Times dan namanya cukup dikenal tapi di LA restoran-restoran tidak begitu ambisius untuk memenangkan hati Ruth. Sementara di New York, Ruth menyadari bahwa ia ternyata sudah dikenali dan restoran-restoran sudah memperingatkan staf mereka akan kemungkinan kehadiran Ruth. Pada akhirnya Ruth menyadari bahwa ia mendapat pelayanan sangat baik apabila ia dikenali. Kemudian Ruth membayar temannya yang merupakan pelatih akting dan mereka berdua mengembangkan berbagai samaran untuk dikenakan oleh Ruth.

Buku ini sangat menarik karena menunjukkan perbedaan perlakuan dari restoran-restoran tersebut saat Ruth dikenali sebagai kritikus restoran, saat ia berpura-pura menjadi ibu-ibu tua yang tidak memiliki banyak uang, dan saat ia berpura-pura menjadi orang kaya. Sebelumnya aku juga pernah baca buku Maybe You Should Talk to Someone dan menurutku kalau kamu suka buku itu, kamu juga akan suka buku ini karena mirip-mirip. Sebuah memoar tentang kehidupan profesional seseorang yang cukup tidak biasa.

Love Her or Lose Her – Tessa Bailey

Tessa Bailey adalah penulis novel romance yang cukup terkenal di kalangan pembaca romance jadi aku penasaran sama buku dia. Ini novel Tessa Bailey pertama yang aku baca. Buku ini sebenarnya adalah buku kedua dari sebuah seri dan kayanya buku pertamanya belum aku baca. Tapi seperti banyak seri romance lainnya, setiap buku dari satu seri ini bercerita soal pasangan yang berbeda yang merupakan bagian dari satu geng. Jadi sebenarnya bisa saja dibaca tidak berurutan. Buku ini menceritakan Rosie dan Dominic Vega yang sudah menikah selama sepuluh tahun. Semakin lama Rosie merasa ia tidak mendapat cukup perhatian dari suaminya. Mereka tidak pernah mengobrol, makan bersama, dan bermesraan. Setelah lima tahun belakangan mengalami hal ini, Rosie memutuskan bahwa ia ingin bercerai dari Dominic. Dominic berusaha mempertahankan Rosie dan mereka melakukan konseling hubungan bersama-sama.

Menurutku konsep buku ini bagus sekali karena aku cukup jarang menjumpai buku yang menceritakan pasangan lama yang kehilangan spark di antara mereka padahal ini masalah yang cukup realistis. Minor spoiler, tapi sebenarnya Dominic dan Rosie sama-sama masih saling mencintai satu sama lain tapi mereka berusaha menunjukkan perasaan mereka dengan cara yang berbeda, saling tidak disadari oleh yang lainnya, dan lama kelamaan mulai nyaman pada keseharian mereka. Dalam buku ini mereka berusaha memperbaiki hubungan mereka. Senang sekali rasanya membaca buku yang kedua protagonisnya berusaha sungguh-sungguh memperbaiki hubungan mereka meskipun di akhir buku ada plot twist yang tidak aku sukai tapi sebagian besar aku suka sekali dengan ceritanya.

The Simple Wild – K. A. Tucker

The Simple Wild adalah novel apa yaaa mungkin bisa dibilang drama? romance? slice of life? Ceritanya bermula ketika Calla Fletcher mendapat telepon yang mengabarkan bahwa ayahnya sedang sakit kanker paru-paru parah dan sebaiknya Calla datang ke Alaska untuk bertemu dengan ayahnya untuk terakhir kali. Saat ini Calla tinggal bersama ibu kandung dan ayah tirinya dan sudah dua belas tahun Calla tidak mendengar kabar sama sekali dari ayahnya meskipun Calla sering berusaha menelepon dan meminta ayahnya datang. Ayah tiri Calla mendorongnya untuk datang saja ke Alaska, berhubung Calla juga baru saja kehilangan pekerjaan.

Buku ini menceritakan pengalaman Calla selama di Alaska. Bagaimana ia berusaha berdamai dengan ayahnya, berusaha menyayangi dan memiliki hubungan erat dengan ayahnya, dan beradaptasi dengan kehidupan di pedalaman Alaska yang keras. Buku ini memang sering juga dikategorikan sebagai romance dan memang ada plot romansanya tapi menurutku tidak terlalu kental. Menurutku buku ini juga bagus sekali. Plotnya tidak terlalu cepat dan tidak ada perkembangan karakter yang terasa dipaksakan. Semua karakter berkembang. Mereka mengalami rasa senang, rasa sedih, dan duka bersama-sama. Buku ini sangat bagus dibaca kalau kamu ingin membaca mengenai hubungan keluarga, kekuatan hubungan masyarakat, dan juga sedikit romance.


Sepertinya aku sangat puas dengan kelima bacaanku bulan kemarin. Ada, sih, satu buku yang tidak aku selesaikan, yaitu Perfectly Imperfect karya Harper Sloane karena aku tidak suka dengan kedua tokoh utamanya, hahaha. Tapi kelima buku di atas sangat aku rekomendasikan. Jujur aku tidak terlalu akrab dengan karya Agatha Christie dan buku-buku semacam itu kan plotnya berbeda ya dengan kebanyakan cerita fiksi lainnya. Aku sendiri not a big fan tapi yang namanya cerita klasik yang terkenal pasti bagus-bagus saja ceritanya. Keempat buku lainnya aku suka sekali.

7 Comments

  1. Wah ada sesama pembaca yang pakai The StoryGraph juga 👀 How do you like so far, Anindya? Aku jadi penasaran ingin baca Garlic & Sapphires nih karena Maybe You Should Talk to Someone itu salah satu bacaan favoritku dari tahun lalu. Terima kasih rekomendasi memoarnya 😄 Suatu kebetulan juga: aku sedang baca buku Murder in the Orient Express bulan Maret ini hehe

    Like

    1. Hahaha aku dapet ide pakai storygraph dari blog Farah loh! Aku seneng aja sejauh ini karena nggak terlalu distracting kaya Goodreads. Ngga tau kenapa ya Goodreads itu distracting banget dan kurang kepake buat nyatet bacaan jadinya. Iya Garlic and Sapphires bagus bgt! Asik banget baca pengalaman dia.

      Like

      1. Iya! Setelah coba The StoryGraph, aku baru sadar betapa ramainya tampilan Goodreads. Aku suka TSG karena low-key banget vibe-nya. Kalau Anindya tidak keberatan, bolehkah aku follow di TSG? Aku suka kepo bacaan orang lain soalnya hehe.

        Garlic & Sapphires sudah nangkring di rak Scribd-ku. Tinggal menunggu mood untuk baca 😀

        Like

  2. Sudah aku follow ya, Anindya ^^

    Kamu juga bisa cari sesama pengguna TSG lewat search bar di community tab, ngomong-ngomong (tinggal masukkan user name). Aku selalu farbooksventure di semua platform.

    Aku baru sadar kalau Cindy dari readwithcindy ternyata ada akun TSG juga 😀

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s